Japanese food and Oshin 

Berbicara mengenai masakan Jepang, saya sangat suka dengan masakan Jepang, bukan untuk gaya hidup “biar terlihat keren” (karena makanan Jepang mahal) namun karena rasanya yang enak, bahan masakan yg terbaik/ best ingredients, tampilan simple tapi artistik dan juga nilai nilai yang orang Jepang masukan ke dalam masakannya, nilai menghargai makanan dan yang memasaknya. Selain itu mereka selalu bilang Oishi (enak) dengan senyum yang lebar padahal yg mereka makan hanya nasi dan tahu kukus saja.

Atau jika pernah menonton film Oshin (film laris jepang yang ditayangkan di beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia) tentang seorang anak kecil umur 7 tahun yang dipaksa berkerja seharian agar keluarganya bisa makan, dia tidak digaji dengan uang, gajinya adalah beras untuk keluarganya agar bisa makan. Dia berkerja seharian namun hanya diberi makan nasi saja satu sendok, kadang sudah tidak tersisa dan habis.

Saat pulang kerumah dia sangat gembira saat Ibunya memasak untuknya sehingga dia bisa makan walapun hanya nasi dan sup miso atau dengan sayuran yang dibeli oleh ibunya setelah menjual diri di tempat hiburan malam. Sedih☹️ kan?

Disitu kita akan mengerti bahwa makanan itu harus di hargai, di apresiasi dan disukuri dan pesanlah yang habis dimakan jangan dibuang-buang.


I really like Japanese cuisine, not for a lifestyle ‘to look cool’ (because Japanese food is expensive) but I like because  it’s tastes good, simple cooking ingredients and the more important is value that Japanese people put into their cuisine, about appreciation the food and the man who cooking it.

In addition they always say Oishi (delicious) with a big smile when they eat even it’s only rice and tofu steamed.

Or if you’ve ever watched Oshin movie (japanese best-selling movie that showed in some countries in the world, including in Indonesia) Oshin is about little girl who forced to work all day so that her family can eat ( at that period little girl must support their family, she was only 7 years old.

She don’t paid with money, her salary is rice that she gave for her family so her family can eat. She works all day but she’s fed only one spoon of rice, sometimes nothing left for her.

When she comes home she is so happy when her mother cooks for her, so she can eat the food (mostly only rice and miso soup). So sad huh? ☹️

So.. stop wasting food and start appreciate it now.


Cawan mushi

Spicy aburi magurol & salmon roll/ crab stick and omellete sushi roll toped with spicy broilled salmon and tuna

spicy crspy salmon roll

wagyu beef

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s